Adsvert

Senin, 09 April 2012

Mengapa Ada Tradisi Telur Paskah?

Peringatan Paskah atau hari ketika Yesus bangkit identik dengan telur. Di dunia Barat, umat Kristen kerap menambahkan sentuhan telur yang diberi beragam warna dalam perayaan Paskah mereka. Tapi apakah Anda tahu mengapa Paskah identik dengan telur? Kalau belum tahu, inilah jawabannya.

1. Bagi umat Kristen, telur adalah simbol kebangkitan Yesus. Telur memang tidak hidup, tapi memiliki kehidupan yang akan menetas.

2. Selama puasa pra-Paskah, umat Kristen dilarang memakan telur. Di Amerika, mereka kerap merayakan Hari Pancake sebelum puasa pra-Paskah dimulai. Hari Pancake bertujuan menutup kebiasaan makan telur dalam keseharian mereka. Dan ketika Paskah tiba, telur kembali masuk dalam menu makanan.

3. Tidak jarang telur Paskah dicelupkan ke pelbagai warna. Tapi, secara tradisional, warna yang digunakan adalah merah sebagai perlambang darah Yesus yang tumpah karena dipaku di salib.

4. Cangkang telur yang keras melambangkan penyegelan makam Yesus. Setelah retak, umat Kristen melambangkannya sebagai kebangkitan Yesus dari kematian.

5. Paskah adalah kekalahan kematian dan dosa melalui kebangkitan Yesus. Karena itu, umat Kristen memperingati Paskah sebagai penanda dimulainya kehidupan baru mereka dengan menata telur warna-warni sebagai dekorasi rumah.

Hingga kini, Paskah memang identik dengan telur. Tidak hanya di dunia Barat, tapi juga di Indonesia. Dan Paskah memang tidak lengkap tanpa telur. Selamat Paskah.

Sumber : http/tempo.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KUMPULAN EBOOK UNTUK MENGEMBANGKAN BISNIS ANDA

directory2009.com

Link Exchange

Total Tayangan Laman

www.downloadplex.com